Friday, January 31, 2014

Jakarta dan Banjir

ehm,
bismillah,

jadi beberapa hari yang lalu (alhamdulillah) ketika gw di mekkah (gw berkesempatan dipilih oleh Allah SWT buat umrah untuk yang ke 2 kalinya)
terdengar kabar, kalau Jakarta jadi taman hiburan bermain AIR baru,
karena lu bisa main jetski, lu bisa berenang, lu bisa ngarung jeram, lu bisa berselancar, for free

Ngarung Di Jakarta


Main Jetski

Berselancar

*sorry ini bukan joke ini suatu bentuk keprihatinan gw
karena hampir tiap tahun musibah ini menimpa kota kita tercinta ini


JAKARTA BANJIR!!!


di tulisan ini gw pengen mengutarakan sedikit pendapat gw dari sudut pandang yang berbeda mengenai musibah BANJIR yang selalu menerpa ibu kota kita ini,

close aja blog ini untuk para atheis, agnotics atau yang ga percaya agama, sorry gw berpendapat dan berpikir ga pake logika kita yang lemah ini dan gw males berdebat sama kalian,
tulisan ini gw khususkan kepada temen2 yang ngerasa dirinya muslim yang meyakini kitab Al-Qur'an, karena gw bakal melihat musibah ini dari sudut pandang islam yg bersumber dari Al-Qur'an, logikanya Al-Qur'an, keren ga tuh? B-)

Guidance For Mankind
Solusi masalah Banjir juga ada di Al-Qur'an ini


temen2 pada perhatiin ga sih kalau Jakarta tiap tahunnya selalu aja banjir,
walau selalu ada upaya-upaya perbaikan infrastruktur dalam bencana banjir ini oleh pemerintah,
tapi selalu aja tetep banjir,
contoh dulu kalau ga salah jamannya Fauzi Bowo (FOKE) dulu sempet bikin KBT(Kanal Banjir Timur), ngebuat waduk hingga solusi2 banjir lainnya tapi tetap saja Jakarta Banjir,
malah tambah tinggi aja genangan air tiap tahunnya,

kalau ditanya siapa yang bertanggung jawab?
semua orang pada nyalah2in, pada ga mau bertanggung jawab,
pemerintah bilang
rakyat suka buang sampah sembarangan, menyebabkan banjir
rakyat nakal bikin pemukiman di pinggir sungai,
rakyat nyalahin pemerintah ga total menanggulangi masalah banjir,
rakyat nyalahin pemerintah karena banyaknya bangunan sehingga resapan sedikit,
badan meteorologi bilang hujan karena curah hujan tinggi dalam waktu yang lama sehingga banjir,

semua mikir pake logika,
kalo buang sampah sembarangan         --> penyebab banjir
banyak pemukiman di pinggir sungai     --> penyebab banjir
banyak bangunan sedikit resapan         --> penyebab banjir
curah hujan tinggi dalam waktu lama     --> penyebab banjir
dll                                                  --> penyebab banjir

alhasil upaya2 yang dilakukan untuk menanggulangi banjir juga berdasarkan logika kita juga,
contoh : buat waduk, buat kanal, drainase tinggi, dll
ya sebenernya ga salah juga, itu usaha yang baik banget untuk mengubah nasib Jakarta,

tapi lu inget ga ceritanya nabi NUH???
tau ga?

aduh jangan2 lu pada ga tau ceritanya nabi nuh?
lu pade nontonin YKS mulu sih, ckckck

ini nih gw refresh pikiran lu lagi dengan gambar ini



Bahtera Nabi Nuh


jadi ceritanya Allah SWT mengazab suatu kaum di bumi yang tidak mau beriman kepada nabi NUH
dengan mendatangkan BANJIR BANDANG ke seluruh permukaan BUMI,
sehingga tidak ada satu orang pun yang selamat kecuali orang2 yang beriman kepada NABI NUH dengan menaiki BAHTERA NUH,
(jadi kita ini keturunan nabi NUH) (cerita lengkapnya lu googling aja sendiri),

coba lu mikir
menurut lu pada zaman nabi Nuh,
apakah udah banyak bangunan2 tinggi yang sedikit resapannya?
apakah kurang resapan2 tanah di muka bumi saat itu?
apakah banyak orang buang sampah sembarangan?

ga kan?

mudah bagi Allah untuk mendatangkan BANJIR,

*ada yang nyeletuk
ah tapi kan itu jaman dulu, jaman nabi, ya wajarlah ckckckck,
jaman dulu jaman sihir mejik, macem2, abad 21 sekarang semuanya terbukti pake sains broo!!!

eit bentar,
coba deh liat

Banjir di Queensland Australia, abad 21,
 tahun 2010 Desember - 2011 Januari



BANJIR AUSTRALIA 2010-2011


lu liat betapa luasnya tanah resapan di Australia,
tanah seluas itu tetep aja banjir,
nah loh???

terus adakah hubungannya BANJIR dengan sampah, dengan pemukiman, dengan resapan air tanah, dan hujan?
ADA, sedikit, iya yang gw garis miringin itu cuman 0,0000000001% penyebab BANJIR,

karena ada atau enggaknya BANJIR itu karena KEHENDAK ALLAH SWT,
sebagai orang beriman, lo pernah mikir ga?

kita pernah mikir ga sih,
kalau BANJIR ini sebenernya emang KEHENDAK-NYA ALLAH SWT,
kalau kita mengakui ALLAH SWT itu MAHA KUASA, MAHA BISA MELAKUKAN APAPUN,
mau sekeras apapun kita berusaha buat menanggulangi masalah BANJIR, kalau ALLAH emg berkehendak buat JAKARTA BANJIR, pasti tetap banjir kan???

terus ada orang geblek bilang,
ALLAH jahat banget sih, kepengen kita banjir,

elu itu yang bloon,

mustinya kita mikir,
kenapa ALLAH menimpakan BANJIR kepada kita?

dan sebagai orang mukmin yang beriman kepada wahyu (perkataan Allah),
dan sebagai orang mukmin yang mengakui bahwa Al-Qur'an itu adalah petunjuk manusia,
mustinya kita nyari solusi nya di Al-Qur'an, karena jawabannya emang bener2 ada di Al-Qur'an,

coba deh baca Al-Qur'an, (pernah dibaca ga sih terjemahannya?)



وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَى بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ} [هود: 117.

dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.

 (QS Hud/11: 117)



ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُمْ بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ} [الروم: 41].

telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar). 

(QS Ar-Rum/30: 41)


"Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri Beriman dan Bertakwa, pastilah kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, Maka kami siksa mereka disebabkan perbuatannya." 

(QS. Al A'raf, 7: 96)

juga pada hadits berikut :

Berkata Ummu Salamah, istri Rasulullah Saw, aku mendengar Rasulullah Saw bersabda:
"Jika timbul maksiat pada ummatku, maka Allah akan menyebarkan azab-siksa kepada mereka." Aku berkata : Wahai Rasulullah, apakah pada waktu itu tidak ada orang-orang shalih?Beliau menjawab: "ada!". Aku berkata lagi: Apa yang akan Allah perbuat kepada mereka? Beliau menjawab: "Allah akan menimpakan kepada mereka azab sebagaimana yang ditimpakan kepada orang-orang yang berbuat maksiat, kemudian mereka akan mendapatkan keampunan dan keredhaan dari dari Rabbnya."
(HR. Imam Ahmad)


dan masiiiiiiih banyaaaaaaaaaak dalil lainnya,

udah ketemu jawabannya kan?

kenapa JAKARTA di azab BANJIR oleh ALLAH??
karena udah begitu banyaknya MAKSIAT  di JAKARTA,
coba perhatiin
begitu banyaknya pejabat2 korupsi, perzinahan, pencuri, copet, jambret, penipuan, perjudian, semuanya,
dan begitu dikitnya orang baik di JAKARTA sehingga kalau berdasar surat Hud 117 Allah tetap mengazab suatu negeri tersebut.

begitu juga dengan kaumnya nabi Nuh,

"Mereka mendustakan Allah, maka Kami selamatkan nabi Nuh dan pengikutnya dengan naik kapal dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustai ayat-ayat Kami, sesungguhnya mereka adalah komunitas yang buta.” 
(Q.S. Al-A’raf: 64).

mereka diazab karena mereka bermaksiat dan mendustai ayat-ayat Allah,

loh, terus apa hubungannya maksiat sama BANJIR??
ga masuk logika?
ga nge-sains banget?
iya, ga masuk akal emang,

terus apakah Rasul, sahabat, dan orang2 yang beriman lainnya juga berpikir menggunakan logika, dengan akal kita yang lemah ini???

walau tidak masuk akalnya mereka jalani apa yang dibenarkan oleh Allah dan Rasul-Nya,
karena baginya "KEBENARAN" bukanlah yang masuk akal atau tidak masuk akal,
kebenaran bukanlah yg empiris atau tidak empiris, fakta itu bukan yang terindera atau yang tidak terindra, BUKAN,
bagi mereka, KEBENARAN adalah apa yang telah ditetapkan oleh ALLAH dan RASUL-NYA walau TIDAK MASUK AKAL, FAKTA bukanlah yang terindera tetapi adalah apa yang dinyatakan oleh ALLAH dan Rasulnya, SURGA dan NERAKA walau belum terindera,

itu adalah pemikiran orang-orang yang udah dijamin masuk surga,

masih percaya sama logika kita? apa logika dari Allah dan Rasul ???

logika itu semuanya ada di Al-Qur'an,
kita tinggal ngikutin petunjuknya,

solusinya jelas,
buat gue pribadi, supaya Allah ga mengazab masyarakat JAKARTA,
kurangi maksiat!!!!!
penjarain yang korupsi, dan adili seberat-beratnya kepada koruptor
masukin generasi2 baru yang bersih ke jajaran pemerintahan, pangkas generasi lama yang korup
adili para pencuri, tutup  semua tempat prostitusi, perjudian dan tempat-tempat maksiat lainnya,

gw yakin banget,
dengan ga adanya maksiat di JAKARTA ini, itu akan membuat Allah SWT ridha dan berbaik hati untuk tidak mengazab masyarakat Jakarta dengan BANJIR,

teguran kepada masyarakat Jakarta
dari Allah SWT


ga logika banget emang,
karena kalau kita pikir pake logika dan sains emg ga bakalan nyambung,

tapi coba berpikir sebagai hamba,
yang mengendalikan hujan siapa?
yang mengarahkan awan untuk bergerak ke Jakarta siapa?
yang berhak mendatangkan bencana siapa?

semua dalam kendali ALLAH SWT,

karena itu kita ikuti saja apa mau Allah,
itu solusinya.


...................


dan benar aja,
baru - baru ini negara BRUNEI DARUSSALAM, negeri tetangga kita ini
menerapkan SYARIAT ISLAM di dalam negaranya,

Brunei terapkan Syariat ISLAM


belum ada triwulan menjalani syariat, negeri ini sudah mendapat BERKAH dari Allah,

karena BRUNEI nurut sama perintah Allah

BRUNEI DARUSSALAM menemukan ladang GAS untuk 70 tahun ke depannya,

sumber :
http://www.voa-islam.com/read/liberalism/2014/01/23/28781/triwulan-jalankan-hukum-allah-brunei-temukan-ladang-gas-untuk-70-tahun/#sthash.VZQzSfBK.dpbs

itu namanya berkah dari Allah,
ga keliatan emang,
tapi ya itu buat yg beriman aja


juga coba liat negara Saudi Arabia,
walaupun blm syariat islam 100%,
walau org arab emg agak2 kasar,
tapi maksiat disana sedikit banget,(kalau ada pasti sedikit),
jumlah yang maksiat kalah jauh sama yang taat sama Allah,
maka dari itu Allah memberkahi negara ARAB dengan minyak yang bertumpah ruah,

negeri padang pasir


bayangin, negara yang isinya cuma padang pasir bisa menjadi negeri paling kaya raya di bumi ini,
masuk logika ga???
hehehe


Tuesday, July 16, 2013

Ga ada yang bisa

Di dunia ini

ga ada yang namanya rahasia

ga ada yang bisa sembunyi

ga ada yang bisa bohong

ga ada yang bisa ditutup tutupin

ga akan ada yang bisa

karena ada Allah yang Maha Mengetahui

pada akhirnya semua akan terungkap

pada hari dimana diri kita akan menjadi saksi atas perbuatan kita di dunia


[Al Ahzab:54]
"Jika kamu melahirkan sesuatu atau menyembunyikannya, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala sesuatu."

[Al Mujaadilah:7]
"Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah mengetahui apa yang ada di langit dan di bumi? Tiada pembicaraan rahasia antara tiga orang, melainkan Dia-lah keempatnya. Dan tiada (pembicaraan antara) lima orang, melainkan Dia-lah keenamnya. Dan tiada (pula) pembicaraan antara jumlah yang kurang dari itu atau lebih banyak, melainkan Dia berada bersama mereka di manapun mereka berada. Kemudian Dia akan memberitahukan kepada mereka pada hari kiamat apa yang telah mereka kerjakan. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu."

[Al Baqarah : 231]
"... Dan ketahuilah bahwasanya Allah Maha mengetahui segala sesuatu."

[Surah Yasin 36:65]
“Pada hari ini, Kami tutup mulut mereka dan tangan-tangan mereka akan berbicara kepada Kami serta kaki-kaki mereka akan bersaksi tentang apa yang mereka lakukan dahulu (semasa di dunia).”

Monday, June 17, 2013

Birrul Walidain - Berbakti kepada Orang Tua





Kehidupan dunia benar benar sudah di akhir zaman
Berita di video tersebut hanyalah sebagian kecil yang diekspos media
dari perbuatan perbuatan seorang anak yang durhaka kepada orang tuanya
Masih banyaaak sekali contoh nyata perbuatan yang tidak pantas dilakukan seorang anaknya kepada orang tuanya

Degradasi moral di zaman yang modern ini
hanya karena masalah materi, pergaulan, dendam, malu,
seorang anak tega menganiaya hingga membunuh orang tuanya sendiri
sebuah perilaku yang sangat sangat keji dan tidak beradab

Tidak ingatkah ketika kita masih kecil,
kisah seorang anak yang durhaka Malin Kundang?
Hanya karena ia telah mendapatkan harta dan jabatan
Dia malu mengakui ibu yang miskin itu adalah ibu kandungnya
Hingga ia dikutuk oleh ibunya hingga Malin menjadi batu

Malin Kundang mengusir ibunya


Malin dikutuk menjadi batu

Di balik benar atau tidaknya kisah tersebut
Namun terdapat sebuah pelajaran yang dapat kita ambil sebagai seorang anak

Tidak sadarkah bahwa ibu mu itu yang telah melahirkanmu?
Tak tahukah bagaimana rasa sakit yang diderita oleh ibumu itu?
Rasa sakit yang seorang pria perkasa pun tidak akan kuat menahan rasa sakitnya tersebut
Rasa sakit yang dapat menghantarkan ibumu itu kepada kematian
namun, bagaimanapun rasa sakitnya, bahkan jika merenggut nyawapun
ibumu rela memperjuangkannya
demi melihat senyum bahagia seorang putra atau putri
yang dilahirkan ke dunia

Tidak ingatkah kamu ketika kamu kecil,
ia selalu berada di dekatmu?
karena ia ingin selalu melihat senyum mu yang bahagia itu
Tak sadarkah kamu?
Ketika kamu menangis,
ia pun juga bersedih atas tangisanmu itu

melihat senyum bahagia mu

orang tua bersedih ketika anaknya menangis

Tidak ingatkah, orang tuamu itu telah membesarkanmu dengan susah payah?
Kamu seorang anak yang nakal, aktif dan tidak bisa diam itu selalu merepotkan orang tuamu itu?
Kamu yang selalu bertanya, " Pa, itu apa sih?, Ma, kenapa bisa begitu? Ma?, ... Pa?, ... Ma?..."
Kamu yang selalu mengacaukan pekerjaan orang tuamu
Kamu yang selalu membuat orang tuamu khawatir karena pulang larut malam
Kamu yang ingin kabur dari rumah karena keinginanmu tidak dipenuhi
Namun ibu bapakmu itu selalu sabar menghadapimu
dan tiada henti hentinya mendoakan kamu
agar kamu menjadi anak yang sukses dan shaleh
Karena sungguh mereka sayang, cinta dan tulus kepadamu

Namun apa balasanmu?


Balas budi seorang anak kepada orang tua

Sudahkah kamu membalas pengorbanan-pengorbanan orang tuamu?
Pernahkah sekali saja kamu berterima kasih atas pengorbanan-pengorbanan orang tuamu selama ini?
Pernahkah sekali saja kamu mencium atau memeluk ibu dan bapakmu dengan penuh kasih sayang?
Pernahkah sekali saja kamu mendoakan orang tuamu?
Pernahkah sekali saja kamu memikirkan orang tuamu?
Pernahkah kamu?

sudahkah?

bahkan seekor anak kucing pun berterima kasih kepada ibu nya
apakah kamu merasa lebih bermoral dari hewan ini?


Tidak sadarkah kamu?
Bahwa pintu surga itu ada di telapak kaki ibu?

surga di telapak kaki ibu


Tahukah kamu bahwa,
ridha orang tua juga menjadi ridha Allah?

Tahukah kamu bahwa,
murka Allah bagi orang yang durhaka kepada orang tuanya?

Ketahuilah,
Orang tuamu selalu berusaha untuk memberikanmu yang terbaik
jangan pernah kau ragukan itu

Ketahuilah,
Tidak ada orang tua yang jahat kepada anaknya!
Sejahat-jahatnya orang tua mu
Masih jahat lagi Firaun yang membunuh seluruh anak laki-laki yang dilahirkan
Sejahat-jahatnya orang tua mu
Masih jahat lagi orang tua yang mengaborsi anaknya
Sejahat-jahatnya orang tua mu
bersyukurlah,
karena kamu masih dilahirkan,
karena orang tua mu itu merasakan pedihnya sakit ketika melahirkanmu
karena sungguh rasa sakit itu tidak dapat terbayarkan dengan harta sebesar apapun
Sejahat-jahatnya orang tua mu kepada mu,
Bersyukurlah,
karena kamu masih punya orang tua


Berbaktilah kepada orang tua mu
Karena sungguh salah satu pintu surga itu dengan berbakti kepada orang tua

Terdapat suatu kisah di zaman sahabat,
" Terlihat sahabat yang sangat saleh sedang menangis karena ibunya telah meninggal dunia"
Bertanyalah temannya kepada sahabat tersebut
" Kenapa Engkau menangis wahai sahabat? Janganlah Engkau berlarut - larut menangis, bukankah Engkau orang yang shaleh? "
Sahabat tersebut menjawab
" Wahai saudaraku, aku menangis, karena salah satu pintuku menuju surga telah tertutup "
Subhanallah

Sungguh tidak perlu jauh-jauh mencari pintu surga
Pintu surga terdekatmu ada di depan mata
Kejarlah pintu surgamu
Berbaktilah kepada orang tuamu
selagi orang tuamu masih hidup
Sebelum semuanya
menjadi
terlambat

...


Birrul Walidain
Berbakti kepada Orang Tua



(23). ۞ وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا ۚإِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya (secara ihsan). Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.

(24). وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".
(Surah Al Isra 23-24)

Saya merekomendasikan kepada teman-teman sesama mukmin
untuk menghafal ayat ini beserta terjemahannya
sungguh dengan mengingat ayat ini
akan menjadi pengingat kita
akan sikap kita terhadap orang tua


Mentadabburi surat Al Isra (23-24)
Allah telah memerintahkan kita mukmin dalam surat Al-Isra (23-24)
Sebelum kita berbakti kepada orang tua kita,

"Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia"

Pertama, Allah memerintahkan kita untuk bertauhid, meng-Esa-kan Allah, menyembah Allah SWT dan tidak ada sesembahan lain selain Allah
Barulah Allah memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada orang tua secara ihsan.
Tahukan kenapa?
Karena demi Allah, berbakti kepada orang tua itu sangatlah sulit, berat sekali
Karena tidak akan sanggup kita berbakti kepada orang tua jika kita sendiri pun tak sanggup beribadah kepada Allah
Tidak akan pernah sanggup kita untuk dapat berbakti kepada orang tua jika kita tak sanggup beribadah kepada Allah!
Dan itu semua akan menjadi mudah, ketika Allah memudahkan kita melalui pertolongan-Nya supaya kita dapat berbakti secara ihsan kepada orang tua kita,
Maka dari itu, Allah memerintahkan kita bertauhid kepada Allah SWT terlebih dahulu supaya Allah SWT akan membantu kita, memberikan pertolongan kepada kita supaya dapat berbakti kepada orang tua kita

Tidak ada satu perkara pun yang kita sanggup lakukan
tanpa bantuan Allah SWT
bahkan untuk berbakti kepada orang tua pun,
maka dari itu sebelum berbakti
perkuat tauhid, perkuat ibadah kepada Allah dahulu.

Lalu setelah bertauhid,
Allah memerintahkan kita untuk berbuat sebaik-baiknya,

"dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya (secara ihsan)."

tahukah apa "ihsan" itu?
dalam suatu riwayat hadist, ihsan merupakan tingkat tertinggi dalam tingkatan islam,
islam (muslim), iman (mukmin) lalu ihsan,
dan tahukah apa itu ihsan?
perbuatan ihsan merupakan perilaku sebaik-sebaiknya/maksimal yang dapat kita lakukan

jika dianalogikan dalam sebuah gunung
kaki gunung sampai pundak gunung itu adalah perbuatan baik yang dapat kita lakukan
namun ihsan itu adalah puncak gunung, ihsan adalah perbuatan terbaik yang dapat kita lakukan

kita berlemah lembut kepada teman kita
namun kepada orang tua kita, kita harus jauh lebih berlemah lembut lagi kepada orang tua kita
itulah ihsan,

sebuah perilaku yang terbaik yang kita lakukan
itulah ihsan

dan hanya orang orang pilihan saja yang mampu berperilaku ihsan
karena sedikit sekali yang dapat ihsan kepada orang tua kita,
dan ini hanya dapat dilakukan dengan bantuan Allah SWT

berbuat baik kepada teman

berbuat jauh lebih baik kepada orang tua
itulah ihsan (secara sebaikbaiknya perilaku)


lalu kita diperintahkan

"Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah' "

untuk memudahkan penjelasan,
lebih baik simak video ini terlebih dahulu (sampai habis ya ditonton)


siapa yang menemukan wanita ini
tolong antar wanita ini ke panti jompo

tidak, jarang , dan banyak sekali perilaku seperti video tersebut
seorang anak malah menyuruh orang tuanya untuk ke panti jompo
karena malu, tak mau, dan tak sanggup
karena mau hidup sendiri dengan istrinya,
tak mau menjaga dan merawat orang tua
miris sekali,
apakah mereka sudah lupa akan pengorbanan orang tuanya dahulu?

dalam suatu surah disebutkan



Dan barang siapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami kembalikan dia kepada awal penciptaannya yang semula. Maka apakah mereka tidak memikirkan?
(Surah Yasin : 48)


Jelas sekali,
kita akan sering mendapat masalah besar
ketika orang tua kita yang sudah lanjut usia,
akan berperilaku seperti anak kecil lagi,
manja,
otaknya semakin lemah,
sulit membedakan barang ini dan itu
menjadi pikun
buang air di sembarang tempat,
sungguh
walaupun orang tuamu begitu
janganlah kamu durhaka kepadanya
dan tetaplah berbakti kepada orang tuamu
sungguhlah
terdapat pintu surga di orang tuamu
jika kamu mengetahui


"Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan 'ah' "


janganlah kita berkata "ah" kepada orang tua kita
berkata "ah" saja tidak boleh
apalagi perilaku durhaka lainnya
tentu murka Allah menanti
inilah cara Allah memuliakan orang tua kita
walaupun orang tua kita salah,
dan kita merasa benar,
janganlah durhaka,
taat saja, ikuti saja perintah Allah SWT
untuk berbakti kepada orang tua kita
karena sungguh disitulah pintu surgamu
kalau kamu mengetahui

berkata "ah" saja tidak boleh apalagi menganiayanya

membentak orang tua


"dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia"


janganlah Engkau membentak ataupun mengeraskan suaramu kepada orang tuamu
dan ucapkanlah perkataan yang mulia
kepada kedua orang tuamu
itulah pintu surgamu bagi orang yang berbakti
itulah pintu nerakamu bagi orang yang durhaka

orang tua bisa menjadi pintu surga
juga
pintu neraka bagimu

terdapat suatu kisah
yaitu Haywah bin Suarih,
dia adalah muhaddist yang alim
dia sedang memberikan ceramah kepada jamaahnya,
di tengah kajiannya tersebut, datanglah ibunya memanggil Haywah bin Suraih di tengah-tengah majlis taklim tersebut
ibunya berkata " Hai, Haywah, sinilah kamu"
Haywah seorang ulama besar tersebut
langsung menutup bukunya untuk segera mendatangi ibunya
tanpa berkata "sebentar, atau nanti atau tunggu bu satu surah lagi"
ia langsung menuju ibunya, di tengah ceramahnya tersebut,
ia langsung menutup bukunya dan bersegera menuju ibunya
karena ia takut, jika penundaan dia nanti, itu menjadi kedurhakaan ia kepada ibunya
dan tahukah kenapa ia dipanggil ibunya?
Ibunya datang ke Haywah hanya untuk menyuruh dia memberikan makan ayam,
karena ayamnya di rumah belum diberikan makan.
kemudian Haywah langsung pulang memberi makan ayam,
lalu kembali lagi mengisi majlis taklim.

sungguh inilah perilaku berbakti kepada orang tua secara ihsan.
sangat jarang sekali dan sedikit sekali, orang yang dapat ihsan.

...



(24). وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan berdoa: "Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya(kedua orang tua), sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".
(Surah Al Isra 23-24)


Suatu ayat yang mulia,
kita tidaklah disuruh untuk berdoa kepada orang tua terlebih dahulu
karena semua orang pasti bisa
anak kecil pun bisa mendoakan orang tuanya,

Namun Allah SWT
sebelum memerintahkan kita berdoa untuk orang tua kita
Allah memerintahkan kita
untuk

" merendahkan diri kita kepada kedua orang tua dengan penuh kasih sayang "

sungguh saja, jika seorang anak memiliki harta yang banyak
memiliki harta segunung untuk dapat membiayai orang tuanya
untuk dapat menyewa pembantu untuk mengurus orang tuanya
untuk dapat membeli rumah terbaik untuk orang tuanya
untuk dapat memberikan pengobatan ataupun rumah sakit terbaik kepada orang tuanya ketika sakit
namun ia tidak hadir di depan orang tuanya
sungguh, bukan itulah yang orang tua mau
sungguh, perhatian seorang anak kepada orang tua lebih berharga dibanding semua itu
ia ingin bahagia dan ia ingin terus ada bersamamu
kebahagian orang tua mu itu
bukanlah harta, bukanlah uang,
tapi perhatian yang lebih ia butuhkan,


ketika orang tua dalam usia lanjut
kita tetap berbakti kepada orang tua dengan sebaik-baiknya

bukan harta, bukan uang
namun perhatian lebih orang tua utamakan

ia merindukan belaianmu
ia merindukan perhatianmu
ia merindukan senyummu ketika ia bersamamu
ia merindukan kasih sayang seorang anak kepada orang tuanya


Lalu setelah kau berikan kasih sayang kepada orang tuamu
barulah berdoa

"Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya(kedua orang tua), sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil".

Rabbirhamhuma kamaa rabbayani saghiraa

"sayangilah kedua orang tua kami, seperti mereka menyayangiku sewaktu aku kecil"


Berbaktilah
Berbaktilah
dan
Berbaktilah
kepada orang tuamu


Birrul Walidain
End



Note :
penulis pun belum sanggup untuk berbuat ihsan
namun selalu untuk berusaha
doakan saja supaya bisa berbakti kepada orang tua
bukannya ingin soksok-an,
namun ingin ini menjadi dakwah
kepada teman-teman

kajian ini saya dapat dari 
tadabbur di AQL islamic center
dari 
ustad Umar Makka

Wassalam wr.wb.

Tuesday, June 11, 2013

Doa langit part 2 (madinah)

bukan dengan maksud riya ataupun pamer,
disini gw mau ceritain kisah ketika umrah gw,
suatu perjalanan yang bener2 seru
keren!
pokoknya jangan pernah ke negara lain manapun
sebelum ke rumah Allah, mekkah!!!
semoga bermanfaat

lanjutan part 1.

alhamdulillah hari yang dinantikan pun tiba
kemarin malam bokap gw yg udah pernah haji itu memanasikkan lagi gw sama nyokap secara privat di rumah
sehingga untuk prosedur cara umrah gue udah mantap
tinggal hati yang harus tetap diluruskan
kemaren malem itu bokap gue udah wanti-wanti ke gue dan nyokap gue
disana jangan sombong, sotoy, sok sok, takabburlah
dan benar aja awal-awal keberangkatan gw dan keluarga Soemarmit ke Jeddah
disentil oleh suatu kejadian yang membuat kita jadi diam

jadi, kita itu naik Saudi Arabbian Airlines, pramugarinya itu orang bule yang mukanya jutek galak gitu deh

ini masih cantik
kmrn itu lebih jutek dan galak


kita semua di dalam pesawat dan pesawatnya itu mau take off dari bandara Soetta,
pukul menunjukkan 04.30 pagi waktu Indonesia
ketika pesawat mulai bergerak pelan untuk mulai bersiap2 menuju ke landasan buat terbang
pramugari udah wanti2 ke penumpang semua untuk mematikan hp dan memasang seat belt,
hening, pesawat masih bergerak pelan
eh tiba2 ada suara alarm dari hp berbunyi keras banget sehingga semua penumpang terdengar olehnya
dan juga oleh pramugari yang galak itu
akhirnya pramugari marah2 sama orang yg membunyikan hp tersebut.
dan ternyata suara alarm tersebut ada di belakang kursi gw, dan setelah gue liat ternyata yang bunyi itu hp dari seorang kakek2 gaptek yang gak tahu menahu soal hp,(alarm buat solat subuh)
karena bunyi alarmnya gak berenti2, dan gw lihat kakek2 itu bingung cara matiinnya,
gw bilang ke kakek itu
"LEPASIN AJA BATERAINYA" dengan bernada agak keras dan kesal
dan tak lama alarm tersebut mati.
hening kembali, pesawat masih bergerak pelan buat ke landasan lurus buat take off
ga lama dari itu
terdengar suara alarm lagi,
berisik, sampe penumpang merasa risih dan pramugari kembali marah sama bunyi alarm,
dan ternyata itu hp gue yang bunyi, alarm buat solat subuh, padahal hp gw udah gw matiin sebelumnya,
gw malu semalu2nya soalnya tadi barusan gw marahin kakek tua itu gara2 alarmnya
sekarang gue yang panik sepanik2nya, buru2 gw cabut batre hp gw sampe ga berbunyi lagi
om gue yg duduk di sebelah gue marah2 juga ke gue
"Malu kamu sama bule itu, pake bunyi2 alarm lagi, kayak orang kampung aja kita naik pesawat masih nyalain hp" dengan nada agak marah,
gue cuma terdiam. padahal gue mau bilang, gw udah matiin hp, tapi karena alarm, ya jadi nyala sendiri.
akhirnya hening kembali, pesawat udah siap2 mau take off, dengan kecepatan penuh
eh tiba2
untuk yang ke 3 kalinya ada suara alarm lagi keras,
dan lu tau itu dari hp siapa?
dari hp om gue yg tadi marahin gue
om gw panik sepanik2nya matiin hp doi,
penumpang sm pramugari udah marah semarah2nya ngedumel ke om gw dari tempat duduk mereka,
gw cuma ketawa cekikin dalem hati
om gue diam sejuta bahasa

bener banget kata bokap gue, kita ga boleh sotoy bahkan dari awal keberangkatan pun
di pesawat aja gue udah disentil sm suatu kejadian,
karena awalnya gue sotoy marahin kakek2 tua itu, akhirnya kena juga ke gue, begitu juga sm om gue,
dari kejadian ini gw dan om gw jd merenung, diam, dan benar2 ga mau sotoy lagi
benar2 suatu pelajaran yg sangat berharga di awal keberangkatan.

sotoy


pukul 9 pagi waktu Arab (13.00 WIB) sesampainya di Jeddah bahagia sekali rasanya
bisa menginjakkan kaki di tanah yang penuh berkah ini
tanah yang dahulunya datang seorang nabi utusan Allah

bahagia gak ketulungan, doa di setiap solat gue terlalu cepat dikabulkan
rasanya baru kemarin berdoa dan sekarang sudah tiba di depan mata

tiba di bandara king abdul aziz
gila, ini beneran di arab, gue bener2 sampe arab,
tulisannya sampe iklan2 nya arab semua

Mc D Arab

gw jadi norak, ngeliat orang arab timur tengah beneran yang ngomong pake bahasa arab
soalnya biasanya gw ngeliat arab KW (arab Indo, gabisa bahasa arab)
orangnya tinggi2, cewek2nya pake cadar, tinggi dan cantik tentunya
setelah proses imigrasi bandara kelar kita semua menuju bis untuk menuju kota madinah

dalam agenda travel kami
tujuan trayek pertama kami adalah kota madinah dahulu untuk selama beberapa hari
karena disana ada mesjid peninggalan rasul yaitu Mesjid Nabawi dan berbagai tempat sejarah lainnya
lalu setelah itu baru umrah menuju mekkah masjidil haram, ka'bah.

selama perjalanan menuju kota madinah
di jalan
gw melihat hal yang sangat mengagumkan
benarlah ini tanah yang penuh berkah
selama perjalanan melalui kaca bis gw banyak melihat plang plang tulisan lafadz2 yang meng-Esa-kan Allah
seperti laillahailallah, astagfirullah, Allahuakbar dan lainnya

plang tulisan astagfirullah

negerinya orang islam
negerinya penduduk surga
aamiin

"tek,tek,tek,tek,tek dst..."
gw lihat ke samping mulut bokap gw lagi kayak komat kamit sambil menekan dzikr counter,
ternyata bokap gw lagi berdzikir dgn suara pelan yg tidak terdengar oleh telinga
"Ren, nih 'dzikr counter', perbanyak zikir, kita disini buat ibadah, udah di tanah arab ini pahalanya lebih byk, maksimalin ibadah disini ren, apakah itu zikir solat dll nya, oke?"
bokap gw ksh dzikr counter yg akhirnya gw jg dzikr selama di perjalanan menuju madinah di bis
karena ini ibadah
dan gw disini ga lama, maka dari itu
harus maksimal pada setiap detiknya
suatu pelajaran buat gw lagi,
"harus maksimal"!!!

setelah kurang lebih 5 jam bercinta dengan bangku bis
sampailah pada wilayah yang disebut  kota "madinah"
ya kota dimana rasul hijrah,
dan tempat dimana terdapat mesjidnya Nabi Muhammad SAW, mesjid Nabawi

bis berjalan di tengah2 himpitan gedung2 yang tinggi,
namun gw blm ngeliat mesjid Nabawi itu, gw penasaran
"dimana pa mesjid nabawi nya?"
"tuh liat ren, yang jauh itu, tiangnya"

mesjid Nabawi dari kejauhan


subhanallah keren banget
tiangnya aja sekeren itu gimana dalemnyaa
ga sabar gw pengen menuju masjid Nabawi
norak gue semakin menggila gila
yah kalau soal islam gw pasti jadi norak

pas banget wkt kita tiba di madinah itu ketika waktu magrib tiba,
sehingga dari bis kami melihat orang berbondong2 sedang berjalan menuju masjid Nabawi
namun gw dan tim travel langsung menuju hotel Az-Zowar, hotel dimana tempat kami menginap
sehingga kami solat magrib di hotel

setelah solat magrib, dapet kamar kita siap2 buat solat isya di mesjid Agung Nabawi
hotel gw ke mesjid nabawi gak jauh jaraknya sekitar beberapa ratus meter
tapi harus melewati beberapa gedung2 tinggi,

gw,bokap,nyokap, om, dan keluarga gw (Soemarmit's Family) bareng2 ke mesjid Nabawi
mendekati mesjid yang gerbangnya luar biasa gede itu
gw cuma bisa bilang "WOW"
gila, ini mesjid paling besar yang pernah gw lihat selama gw kuliner mesjid

tampak depan

tampak keseluruhan

mesjidnya bener2 gede dan luas seluas luasnya tempat,
orang2 rame berdatangan menuju mesjid Nabawi ini
bermacam2 orang ada disini
dari orang bule, orang arab, orang kulit putih, kulit hitam, coklat, kuning, pink,
china, macem2 segala tipe manusia ada disini
penampakan orang pake baju gamis (baju cowo dari atas sampe bawah) hal yang lumrah disini,
hampir sebagian orang pakai baju gamis,
cewe2 yang pakai cadar, jilbab, ataupun baju kurung pun ada
semuanya bercampur baur

terlihat juga wanita2 cantik disana,
soalnya ada juga yg gak pakai cadar jd keliatan mukanya
hidungnya mancung, bibirnya merah, mukanya cantik (hafal sampe detail)
subhanallah, begitu sempurna karya Allah yang satu ini,
bener kata ustadz,
mau liat ce cantik apa ibadah?

masuk ke mesjid nabawi di dalam bener2 sejuk
interior di dalam mesjid bener2 mewah,
gw ga bisa berkata2
coba semua mesjid kayak gini,
gw pasti itikaf di mesjid tiap hari

interior mesjid Nabawi

di dalam mesjid disediakan air zam2 gratis yang boleh disruput oleh siapa saja

orang ganteng yang sedang minum air zam2

wilayah shalat cowo sama cewe dipisah,
cowo ada wilayahnya sendiri dan cewek juga ada wilayahnya sendiri buat shalat,
masing2 wilayah di jaga oleh Askar2 penjaga mesjid co dan ce
sehingga jamaah cowo ga bisa nyampur masuk ke wilayah cewe

yang gue heran di mesjid ini yaitu bersih banget
gw ngeliat mesjid ini kayak ngeliat mesjid yang baru dibikin
soalnya gw ga nemuin sedikitpun debu disini
tembok semuanya bersih sih sih
lantai kinclong seperti baruu
ga ada debu sekali pun!!!
yap soalnya disini banyak banget cleaning service nya
banyaknya ga ngalahin jamaah disini
dan kerjaan mereka itu bersihin bersihin dan bersihin mesjid Nabawi tiap detiknya
tak jarang kadang2 ada jamaah yang suka ngasih2 duit ke cleaning service disini
eh dilihat sama temennya
temennya minta deh hahaha

cleaning service yang selalu membersihkan masjid (thank you bro!!)


jalan dan semakin masuk ke dalam mesjid,
jaaauuuuh banget belum sampe2 juga ke shaf depan, ini mesjid bener2 luas
sampe2 membuat gw terkagum2 lagi
luas tapi terisi oleh jamaahnya

"Allahu akbar, allahu akbar, Allahu akbar ..... "
adzan isya pun tiba
saat itu gw bertiga,
gw, bokap dan om Ebi
setelah dapet shaf solat,
kita langsung solat qabliyah isya,
setelah gw solat 2 rakaat, gw liat bokap gw, lamaaaaa banget doanya
abis itu bokap nambah lagi 2 rakaat shalat,
gw bingung, solat apa lagi nih bokap gw?
setelah bokap gw solat gw tanya,
" Pa, solat apa lagi tadi pa? bukannya cuma qabliyah 2 rakaat aja ya?"
" bukan Ren, tadi awal Papa solat tahyatul mesjid, abis itu baru solat qabliyah isya, inget Ren di madinah itu 1000x lipat pahalanya, inget maksimal selama disini,"
bzz bzzzz, bener banget disini emang harus maksimal
dan semenjak percakapan tersebut, dan karena harus maksimal
terjadilah perlombaan gue sama bokap gue dalam memperebutkan pahala
yaitu banyak2an ibadah selama di madinah.
maksimal, maksimal dan bener2 harus maksimal!!!
(bukan riya tapi pgn ksh contoh yg baik aja buat viewers)

setelah itu iqomah dan kita semua menunaikan ibadah shalat isya berjamaah

benar2 ramai dan penuh masjid nabawi ini
mesjid dengan luas 135000m2 ini selalu ramai
disinilah gue melihat orang2 yang benar2 beribadah
gw melihat di sekeliling begitu banyak orang2 yang berlomba2 dan berantusias dalam ibadah
suara lantunan orang2 membaca Al-Qur'an,
orang2 shalat sunnah, dengan segala macam shalat sunnah
dan tak jarang gw mendengar suara tangisan orang yang sedang khusyu berdoa kepada Allah
inilah jiwa islam
menunjukkan kelemahan dan ketundukan di hadapan Rabb Sang Pencipta,

namun
ada yang membuat gw janggal disini
karena dari bermacam orang2 yang shalat disini,
gaya shalatnya pun bermacam2,
ada yang setelah takbir tangannya tetap di bawah (kalau kita di atas dada)
ada yang duduk tasyadudnya  bersila,
macam2 deh
sampe2 gw mikir mungkin dia itu aliran sesat,
tapi setelah gw tanya sama ustadz travel,
dia blg ga sesat,
karena begitu banyak orang yang ibadah disini juga dari bermacam2 mahdzab sehingga wajar saja shalatnya juga banyak macamnya

walaupun begitu
berjuta2 orang yang telah diundang Allah ini
memiliki satu tujuan yang sama
yaitu 
ibadah tunduk, memohon ampun kepada Allah SWT


lemah di hadapan Allah



setelah shalat sunnah isya,
gw, bokap, sm om gw pun bergegas untuk kembali ke hotel untuk makan dan istirahat
karena kata bokap gw, nanti kita balik lagi jam 2 pagi buat shalat tahajud

...

" Sepuluh riyal, ayo beli ayo beli, sepuluh riyal saja, asyara riyal, ayo beli, murah, murah.."
di luar gerbang mesjid Nabawi banyak sekali pedagang2 kaki lima
mereka itu orang2 arab
tapi jualan dengan bahasa Indonesia,
ya karena banyak sekali orang Indonesia yang umrah
atau mungkin saja karena
banyak sekali orang Indonesia beli barang2 murah
sehingga banyak sekali penjual arab disana yang menguasai bahasa Indonesia
bahkan nama2 artis Indonesia pun mereka hafal untuk menarik perhatian si pembeli,
mereka berjualan sambil mengatakan,
" ayo belii, JUPE pakai ini juga, ayo belii, Dewi Persik kemarin beli disini, ayo beliii ..."
gw cuma bisa ketawa cekikikan,
ternyata terkenal juga Dewi Persik sampe sampe ke negeri sebrang

lalu
makan, keliling2
dan
tidur

...

"Ren, ren, ayo bangun Ren, ayo bangun "
" .... (setengah sadar) "
" bangun Ren, kita kesini bukan buat tidur ", kata bokap
gw lihat jam, menunjukkan pukul 01.50 pagi waktu Arab,
gilaa perasaan gue baru merem, skg udah melek lagi,
badan gw bener2 cape remuk rasanya, ngantuk pula,
mau buka mata rasanya ada beban seberat 1000 ton
gw baru tidur jam 11 skg udah bangun lagi, man gila cape bangetttttt
"Ren, ren, ayo ambil wudhu, keburu rame"
"ayo Ren, kita ke raudhah"
Raudah apa tuh? kayaknya pernah denger
tanpa pikir panjang gw berusaha bangun dari tempat tidur gw
akhirnya dengan perjuangan 45 gw ambil wudhu bergegas buat shalat tahajud di mesjid Nabawi

gw, bokap sama om Ebi
lagi2 bertiga,
jamaah lain di tim travel ada yg kelelahan sehingga byk yg terlelap
kebanyakan dalam umrah ini gw selalu bertiga sama bokap sm om gw
kalau nunggu2 yang lain bakal lama dan pasti gak maksimal
jadi enaknya sendiri2, pisah sm rombongan

pukul 02.00 pagi waktu Arab, jalanan sepi, dingin
sunyi, senyap
kami bertiga menyusuri jalan menuju mesjid Nabawi
namun terlihat dari kejauhan 1 per 1 orang yang juga sedang menuju Nabawi
mendekati mesjid Nabawi
terlihat begitu ramai manusia berbondong2 masuk ke mesjid Nabawi
ternyata jam 2 pagi saja sudah rame orang2 berdatangan untuk berebut shaf awal

sebelum masuk mesjid narsis dulu


di dalam mesjid begitu ramai orang yang sedang buru2 masuk ke suatu tempat di dalam mesjid
yang tempat itu bernama raudhah (taman surga)

rame banget parah
orang2 menuju ke raudhah

raudhah
(aslinya penuh)
karpetnya warna hijau 
dan wilayah ini harum seperti bau aroma terapi

Nabi bersabda “Tempat di antara rumah dan mimbarku adalah sebuah taman dari taman-taman surga”. (HR. Bukhari)
dan siapa yang berdoa di dalam raudhah ini pasti akan dikabulkan


di raudhah itu begitu ramainya sehingga kita ini sangat sulit untuk masuk ke raudhah,
nyelip, nyelip, nyelip, dengan susah payah akhirnya gw menemukan tempat buat berdiri,
jadi ada pembatas antara wilayah raudhah sama wilayah biasa,
tapi raudhah masih di dalam mesjid Nabawi
dan di raudhah itu karpetnya warna hijau, beda dengan karpet luar raudhah di mesjid yang warnanya merah
dan disini harum, ada bau2 aroma terapi sehingga membuat kita khusuk buat shalat
bokap gw sama om gue juga dapet raudhah,
alhamdulillah banget baru tiba tadi di madinah langsung dapet raudhah aja,
mengingat susahnya dapetin raudhah, disini harus pol2an ibadah, sayang banget kalau engga, karena kalau kita geser dikit aja pasti orang bakal ngambil tempat kita

dan untung saja kita berangkat jam 2, karena kalau setengah jam lebih aja berangkat ke mesjidnya pasti udah ga dapet raudhah
gw sm bokap gw beruntung bisa dapet raudhah karena ketika kita sampe itu masih rada2 renggang shafnya

shalat disini bener2 kayak di hadits, sempit2an
bahu ketemu bahu, kaki ketemu kaki,
bener2 ga ada celah sedikit pun setan buat lewat

jamaah raudhah


shalat tahajud, baca Al-Quran, macem2lah pokoknya
pokoknya disini harus maksimal
dan jangan lupa doa yang banyaaaaaaaaak!!!
soalnya raudhah ini tempat yang mustajab buat berdoa
katanya sih doanya pasti dan akan dikabulkan!

gw membuka lembaran kertas yang gue tulis dari Jakarta
isinya semua titipan2 dari doa doa temen gue,
mereka minta didoain tentang suatu hajat mereka,
karena sudah mengiyakan, gue pun mendoakan

ada yg minta jodoh, ada yang minta disegerakan nikah
ada yang supaya dimudahkan ujian sekolah, ada yang minta semoga bisa kuliah di Jerman,
banyak deh, semuanya gw doain,
semoga yang terbaik buat mereka
aamiin

tak terasa adzan subuh berkumandang,

pertama kalinya gw solat subuh di arab
shalat di arab
subuh ga pake qunut

beda sama kebanyakan kita di Indonesia,
subuh pake qunut
ya satu lagi
perbedaan mahzab,
gpp beda beda
yang penting aqidah sama
tauhid kepada Allah SWT

...

paginya travel kami 'Anata tour First Travel' memiliki agenda untuk city tour ke beberapa tempat
yaitu mesjid Quba, jabal Uhud, kebon qurma, dan tempat sejarah lainnya
masing2 tempat memiliki nilai2 sejarahnya tersendiri yang tentunya ada kaitannya dengan Rasul,
untuk detailnya bisa googling, soalnya panjang kalau ketik disini

mesjid Quba
ki ka
(Om yang marahin gw, om Ebi, orang ganteng, om Boni)

Jabal Uhud
samping kiri gue bokap gw

nyokap ane yang cuantik


kebun qurma dan orang tampan muncul lagi


berziarah ke tempat sejarah di kota madinah ga memakan waktu lama
pukul 11 siang kami sudah sampai di hotel lagi
kembali bergegas untuk bersiap2 shalat zuhur dan agenda lainnya dari travel

menyusuri jalan2 sambil jalan kaki di kota madinah, banyak jualan yang murah2,
buat info aja ke teman2 yg mau ke arab
kalau mau belanja atau jajan di madinah aja,
soalnya barang2 madinah murah2 dibanding di mekkah walau dengan kualitas sama,
di madinah banyak banget ruko2 di sepanjang jalan sedangkan di mekkah dikit banget toko2 disana,
kalau ada pun ada di mall sebelah masjidil haram tapi harganya selangit,
harganya gak cocok buat orang Indonesia

seusai shalat zuhur,
agenda dari travel kami yaitu ziarah ke makam Rasul dan makan Baqi (makamnya para sahabat)
makan Rasul ada di dalam mesjid Nabawi,
tapi kalau mau liat ramenya minta ampun
soalnya disana orang2 pada bershalawat disana
banyak juga yang nangis2,
banyak yang berterima kasih melalui bacaan2nya
karena udah membawa risalah kebenaran kepada manusia
(bayangkan kalau Rasul ga membawa risalah islam kepada kita dengan maksimal, mungkin islam tidak sebanyak sekarang)

maqam Rasul, Abu Bakar As Shiddiq dan Umar ibn Al Khattab
(aslinya rame)

om Boni lagi di depan maqam Rasul

di maqam Rasul itu dijaga ketat sama Askar2 penjaga Maqam Rasul
badannya gede2, galak,
disana ga boleh kita baca shalawat yang aneh2,
soalnya bid'ah, ga pernah diajarin Rasul
shalawat yang bener itu yang pernah rasul contohkan, yaitu
"Allahumma shalli ala Muhammad wa ala Ali Muhammad", simple aja
kalau sampai ketahuan Askar, bakalan diomelin
pake2 cincin emas juga ga boleh, soalnya cowo ga boleh pake emas,
dilarang Rasul, pasti disuruh copot sama Askar kalau ketahuan
foto2 juga gaboleh, pasti dilarang sama Askar
nah untuk foto om Boni ini lagi nakal aja
doi maksa2 gw motoin dia,
akhirnya gw fotoin deh

maqam Baqi
maqamnya para sahabat
ga pake nisan yang ada namanya
cuman papan atau batu begitu aja
itu baru namanya kuburan islam

setelah berziarah
gw bokap sm keluarga2 Soemarmit berkeliling ngelilingin mesjid Nabawi
yang luasnya luas banget sampe bikin kaki sakit
disana kami melihat keindahan mesjid yang bener2 tiada taranya

...


" Ren, ren, ayo bangun Ren, ayo bangun "
" .... (masih seperempat sadar) "
" bangun Ren, kita kesini bukan buat tidur ", kata bokap
untuk kedua kalinya gw mendengar perkataan hina tersebut
gw lihat jam, menunjukkan pukul 02.40 pagi waktu Arab,
gilaa perasaan gue baru merem, skg udah melek lagi,
badan gw bener2 cape remuk rasanya, ngantuk pula,
mau buka mata rasanya ada beban seberat 10000 ton
gw baru tidur jam 12 skg udah bangun lagi, man gila cape bangetttttt
grrrrrrr, sial, gara2 si A'A gangguin tidur semalem gw jadi tidur kemaleman,
gw baru tidur 2 jam-an
kapan gua tidur?????!!!!!!!
"Ren, ren, ayo ambil wudhu, keburu rame"
"ayo Ren, kita ke raudhah"
dengan memantapkan hati, gw berpikir benar juga
untuk apa gw tidur disini,
disini harus maksimal
dengan rasa kantuk gw bergegas menuju mesjid Nabawi

lagi lagi bertiga
gw, bokap sama om Ebi (yang paling rajin ke mesjid)
beda sama hari kemarin,
hari ini raudah udah dipenuhi oleh jamaah
kita bener2 gabisa masuk ke dalam raudah lagi,
ternyata bener
lewat setengah jam aja raudah udah ga bisa ditempati sangking banyaknya jamaah yang mau ibadah disana

akhirnya gw mikir,
dengan mengharap pahala yang besar juga
gw teringat oleh sebuah hadits

"Kalau seandainya manusia mengetahui besarnya pahala yang ada pada panggilan (azan) dan shaf pertama kemudian mereka tidak bisa mendapatkannya kecuali dengan undian maka pasti mereka akan mengundinya........ " (HR. Bukhari)

dengan segera gw menuju shaf pertama di kanan
dan alhamdulillah nyelip nyelip lagi
gw temukan satu wilayah yg masih renggang sehingga gw bisa berdiri disana
sungguh
rasanya bahagia sekali
jika kita bisa berusaha maksimal
untuk melakukan ibadah
(sekali lagi bukan maksud riya tp cmn pgn ksh tau semangat dalam beribadah)

pagi itu,
walaupun diserang oleh rasa kantuk yang luuuuar biasa
namun
rasa kantuk tersebut tak ada apa2nya jika mendengar
alunan lembut Al-Quran
takbir2 orang shalat
air mata
yang mengisi penglihatan dan pendengaran gw

hari2 yang gue jalani selama di kota madinah ini
benar2 ibadah rohani
benar2 melegakan
benar2 menakjubkan
tak gw temukan sedikit pun perbuatan tercela disini
tak sekali pun terpikirkan tugas2 kuliah di Jakarta
semuanya berlomba2
mengejar pahala
mencari ridha
Allah SWT

...
...

selingan

udah 3 hari gw di kota madinah ini
dan banyak juga kegiatan yang sudah kami lakukan bersama tim travel 'Anata Tour First Travel'
semakin kenal gue dengan orang2 di tim travel kami

dan benar aja
godaan itu datang
apalagi kalau bukan godaan wanita
A'A anak kecil di tim travel kami, mulai menjodoh2kan gw dengan seseorang cewe yang juga ada di travel kami sehingga bapak2 sama ibu2 di tim travel juga jadi nyindir2 gw sama si doi
di tim travel gw cowo yang paling muda sendiri, sama si A'A yang masih bocah, yang lainnya bapak2, dan kakek2
di tim travel ada cewe juga yang muda 2 orang, yang lainnya ibu2, dan nenek2
celakanya mereka berdua itu cantik-cantik
sehingga terkadang goyah juga iman ini,

aa bocah yang gangguin gw tidur dan jodohin yg dibawah, doi paling kanan


begitulah
fitnah besar bagi seorang pria
yaitu wanita
sungguh syaitan itu
menyerang kita dari segala penjuru
dari hal yang tak terlihat dan tak terpikirkan sekali pun

maka dari itu
pada ibadah umrah ini
niat itu harus tetap dijaga
supaya bisa tetap lurus dan ikhlas
tiada lain tujuan kita jauh2 ke negeri yang berkah ini
hanya untuk mengharap ridha Allah SWT
dan mengharap ampunan
Allah SWT

end part 2

lanjut part 3 (makkah)